belum ada artikel yang pass
alamat susan budiharjo
surabaya:
jl panglima Sudirman Wisma Dharmala
lt.3
depan patung karapan sapi
Sabtu, 30 Januari 2010
ARVA school of Fashion
|
unesa school of Fashion
RANCANGAN KEGIATAN SEMILOKA SERTIFIKASI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
PENGANTAR Sertifikasi guru telah dimulai pada beberapa bulan menjelang akhir tahun 2007, dan mungkin akan terus menggelinding untuk tahun-tahun berikutnya. Namun temuan dari Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dibentuk Depdiknas menunjukkan ternyata banyak guru yang masih belum memahami sertifikasi dengan baik (Jawa Pos, Minggu, 9 Desember 2007). Bahkan, masih berdasar temuan tim Monev, dari hasil wawancara acak serta penyebaran kuesioner, pemahaman guru-guru di Surabaya masih kalah dengan pemahaman guru-guru di beberapa kota lain di Jawa Timur, khususnya di Malang dan Pasuruan.
14 Desember 2007
Upacara Bendera
Upacara Bendera dilaksanakan:
Hari : Rabu
Tanggal : 19 Desember 2007
Pukul : 07.00 s/d Selesai
Tempat : Halaman Kantor Pusat Unesa Ketintang Surabaya.
Pakaian Upacara
Senat Unesa : Jas Almamater
Dosen & Karyawan : PSH Abu-abu (terbaru) lengkap dengan atribut.
Mahasiswa : Jas Almamater (Penerima Beasiswa)
Dharma Wanita : Seragam Kerja.
26 November 2007
PENGUMUMAN UJIAN SUMATIF SEMESTER GASAL 2007/2008
Kepada : Yth. Bapak/Ibu ............ Dosen Fakultas Teknik UNESA Di Surabaya Berdasarkan Kalender Akademik Universitas Negeri Surabaya Semester Gasal 2007/2008, maka bersama ini kami informasikan tentang Ujian Sumatif sbb: 1. Perkuliahan Semester Gasal 2007/2008 berakhir tanggal 19 Desember 2007 2. Minggu tenang mulai tanggal 24 s.d 28 Desember 2007. 3. Ujian Akhir Semester Gasal 2007/2008 tanggal 2 s.d 15 Januari 2008. 4. Batas Akhir Ujian Skripsi dan Tugas Akhir tanggal 17 Desember 2007 Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Bapak/Ibu dimohon : 1. Menyerahkan naskah ujian hari pertama dan hari ke dua paling lambat tanggal 19 Desember 2007 pada seksi naskah di Jurusan masing-masing. Dimohon naskah ujian berikutnya diserahkan 5 hari sebelum diujikan. Naskah ujian diserahkan dalam bentuk ketikan di atas kertas sheet stensil format folio dengan bentuk kop ujian seperti contoh di bawah ini. Kertas sheet dapat diambil di Jurusan. Lewat dari ketentuan tersebut maka menjadi kewajiban Bapak/Ibu untuk memperbanyak sendiri. 2. Melaporkan kepada Ketua Jurusan atau Panitia Ujian (Seksi Naskah) paling lambat tiga hari sebelum ujian dilaksanakan , bila naskah ujian dibawa sendiri pada saat ujian. 3. Menyerahkan nilai kepada Seksi Evaluasi di masing-masing jurusan paling lambat 5 hari setelah matakuliah itu diujikan, untuk diteruskan ke BAAKPSI oleh Fakultas. Keterlambatan menyerahkan nilai berarti mempersulit Mahasiswa dan BAAKPSI , disamping itu Bapak/Ibu harus menyerahkan sendiri langsung ke BAAKPSI dan satu lembar arsip untuk Fakultas dan Jurusan. 4. Melakukan penilaian hasil ujian (Partisipasi, Tugas, UTS, dan US) menggunakan rentang skor 0 – 100. Nilai akhir ditulis dengan huruf (A,B,C,D atau E) dan mengacu pada rumus konversi nilai yang sudah ditetapkan. Dimohon di bawah Daftar Nilai ini ditulis rekapitulasi jumlah mahasiswa yang termasuk kategori nilai : A = ....... orang, B = ....... orang, C = ...... orang dst.(Ketentuan penilaian partisipasi terlampir ) 5. Setiap Dosen pembina matakuliah (MPK maupun bidang studi) wajib hadir sebagai pengawas pada saat matakuliah Dosen yang bersangkutan diujikan. Pengawasan supaya lebih diperketat sesuai Tata Tertib Ujian. 6. Mahasiswa peserta ujian adalah mahasiswa yang registrasi di BAAKPSI dan telah menyelesaikan administrasi keuangan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih.
1 November 2007
Batas Akhir Ujian Skripsi
Berdasarkan Kalender Akademik Semester Gasal 2007/2008 bahwa batas akhir untuk ujian Skripsi/Tugas Akhir adalah tanggal 17 Desember 2007 Sehubungan dengan batas waktu tersebut Bapak/Ibu Dosen Pembimbing Skripsi/Tugas Akhir dimohon dapat mengefektifkan proses pembimbingannya. Bagi mahasiswa yang tidak dapat melaksanakan ujian Skripsi/Tugas Akhir sampai batas waktu yang telah ditentukan tersebut wajib memprogram kembali pada semester Genap 2007/2008
23 Oktober 2007
VISITASI AKREDITASI S1 PTB
Dalam rangka akreditasi program studi S-1 Pendidikan Teknik Bangunan Jurusan Teknik Sipil FT Unesa, maka visitasi oleh Tim BAN PT akan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober sampai dengan 1 November 2007. Dimohon sivitas akademika khususnya Jurusan Teknik Sipil FT Unesa, untuk mempersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan keperluan akreditasi.
Fashion school
Sekolah Fashion Design / Mode & Kursus Menjahit
Karena banyak yg menanyakan dan informasinya juga bertambah banyak, maka untuk mempermudah, informasi list sekolah fashion/ mode dan kursus menjahit yang ada di post ini dirangkum ulang di sini ya. Kalau ada yg mau menambahkan, silahkan.
------------------------ JAKARTA
Esmod Jakarta
Jl. Asem II no. 3 - 5 Cipete
Jakarta Selatan 12410
Jakarta - Indonesia
Phone (62-21) 7659181-82, 7659089
Fax. (62-21) 7657517
marketing@esmodjakarta.com
http://www.esmodjakarta.com
La Salle College
LaSalle College International Jakarta
Sahid Office Boutique (Unit D - F)
Jl. Jend. Sudirman Kav 86
Jakarta 10220
Phone (021) 5785 1819
Fax (021) 5785 1820
Email: infojkt@lasallecollege.ac.id
http://www.lasallecollege.ac.id
- Sebagian pelajaran pengantarnya bahasa Inggris.
Susan Budiharjo
LPTB Susan Budihardjo
Jl. Cikini No. 58 FF - GG,
Telp. (021) 314 0575
Fax. (021) 323 526
Bunka School of Fashion
Jl. Pembangunan III/14C
Jakarta
Telp: (021) 633-5759
http://bunkaschooloffashion.com/
Phalie Studio
(khusus Phalie, seinget aku kemaren katanya pindah lokasi, jadi ada bagusnya telpon dulu ya)
Jl.Gading Indah Raya Blok C-24
Kelapa Gading
Jakarta 14240
Telp: 021 4584 4159/ 9298 3700/ 71681045
http://phaliestudio.wordpress.com/
Harry Dharsono Couture
(Ini belum di cek skrg masih ada atau enggak setelah kebakaran beberapa waktu yg lalu)
Jl. Cilandak Tengah 71
Jakarta Selatan
Indonesia International Fashion Institute (IIFI)
Plaza 5 Pondok Indah Blok B9
Jl. Margaguna Kebayoran Baru Jaksel
Telp: 72788701 - 03
- Kurikulumnya sesuai kurikulum pendidikan Inggris dan beberapa pengantar dengan bahasa Inggris
- Dikabarkan pemiliknya adalah Poppy Dharsono dan salah satu pengajarnya adalah designer Urban Crew)
Sekolah Tinggi Desain Interstudi
Kampus STDI
Jl. Kapten Tendean No.2
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telp. (021) 71793985
Fax. (021) 71790477
http://stdi.interstudi.edu
Lembaga Kursus Tata Busana Wiwi
Berbasis kompetensi DepDikBud
Izin resmi DepDikNas, Berijazah Negara
Jl. KH.Agus Salim No 30 / 8,
Jakarta Pusat 10340
Telp : ( 62-21) 3102936, 392 1978,
Fax : ( 62-21 ) 3192 7651
email : clard@dnet.net.id
http://www.wiwicouture.com
http://wiwicouture.blogspot.com
IKKIS
SEKOLAH PRIVAT MODE & TEHNIK MENJAHIT BUSANA HALUS
Jl. Mampang Prapatan XVIII No.102,
Komplek Keuangan, Duren Tiga,
Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia - 12760
Phone : 021 - 7984794 / 7983506
Mobile : 08158885441
E-mail : info@ikkis.net
http://www.ikkis.net/
Eileen Collection
Kursus jahit semi privat, pola sistim Susan Budiharjo.
Paket Dasar, Trampil, Mahir, termasuk PECAH POLA
Termasuk kelas khusus untuk kebaya, gaun pengantin, dan berbagai jenis sulam.
Fasilitas lengkap, 1 murid 1 mesin jahit, lokasi strategis.
Telp: 62-21-3906493
Mobile: 08121397367
Juliana Jaya
Kursus Menjahit
Jl MH Ung 7-A RT 010/01
Jakarta 10650
021-4241494
---
Jl Bekasi Raya Km 19/10
Jakarta 13920
021-46827191
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI)
Jl. Buah Batu no. 212
Bandung - 40265
Telp: 022-7314982, 7394532
http://www.stsi-bdg.ac.id/
Sekolah Tinggi Seni Rupa & Desain Indonesia (STISI)
Jl. Soekarno-Hatta 581 Bandung 40275
telp/Fax : (022) 7306211, 7306228,
m : 081322852228
http://www.stisi.ac.id
Binangkit Kursus
Kursus menjahit, bordir, sulam, payet, smok, dll.
Jl. Ir.H.Juanda 205 Bandung
Telp: 022-2509690
Kursus Menjahit Yani
Kursus menjahit, juki, obras, bordir, sulam pita, payet, smok.
Jl. Ciateul no.140 - Bandung
------------------------ SURABAYA
Arva School of Fashion
Sambas No.16, Surabaya
Telp: 031 - 5672537
info@arvaschooloffashion.com
http://www.arvaschooloffashion.com
------------------------ MEDAN
Dolling School of Fashion Design di Medan
Kursus Fashion Design, Sulam, Dll.
Jl. Prapat no.42 Medan
Telp: (061) 451 7364, 452 0731
Sisanya bisa coba lihat di : Yellow Pages
Yang mau menambahkan, silahkan ya. :)
------------------------ JAKARTA
Esmod Jakarta
Jl. Asem II no. 3 - 5 Cipete
Jakarta Selatan 12410
Jakarta - Indonesia
Phone (62-21) 7659181-82, 7659089
Fax. (62-21) 7657517
marketing@esmodjakarta.com
http://www.esmodjakarta.com
La Salle College
LaSalle College International Jakarta
Sahid Office Boutique (Unit D - F)
Jl. Jend. Sudirman Kav 86
Jakarta 10220
Phone (021) 5785 1819
Fax (021) 5785 1820
Email: infojkt@lasallecollege.ac.id
http://www.lasallecollege.ac.id
- Sebagian pelajaran pengantarnya bahasa Inggris.
Susan Budiharjo
LPTB Susan Budihardjo
Jl. Cikini No. 58 FF - GG,
Telp. (021) 314 0575
Fax. (021) 323 526
Bunka School of Fashion
Jl. Pembangunan III/14C
Jakarta
Telp: (021) 633-5759
http://bunkaschooloffashion.com/
Phalie Studio
(khusus Phalie, seinget aku kemaren katanya pindah lokasi, jadi ada bagusnya telpon dulu ya)
Jl.Gading Indah Raya Blok C-24
Kelapa Gading
Jakarta 14240
Telp: 021 4584 4159/ 9298 3700/ 71681045
http://phaliestudio.wordpress.com/
Harry Dharsono Couture
(Ini belum di cek skrg masih ada atau enggak setelah kebakaran beberapa waktu yg lalu)
Jl. Cilandak Tengah 71
Jakarta Selatan
Indonesia International Fashion Institute (IIFI)
Plaza 5 Pondok Indah Blok B9
Jl. Margaguna Kebayoran Baru Jaksel
Telp: 72788701 - 03
- Kurikulumnya sesuai kurikulum pendidikan Inggris dan beberapa pengantar dengan bahasa Inggris
- Dikabarkan pemiliknya adalah Poppy Dharsono dan salah satu pengajarnya adalah designer Urban Crew)
Sekolah Tinggi Desain Interstudi
Kampus STDI
Jl. Kapten Tendean No.2
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telp. (021) 71793985
Fax. (021) 71790477
http://stdi.interstudi.edu
Lembaga Kursus Tata Busana Wiwi
Berbasis kompetensi DepDikBud
Izin resmi DepDikNas, Berijazah Negara
Jl. KH.Agus Salim No 30 / 8,
Jakarta Pusat 10340
Telp : ( 62-21) 3102936, 392 1978,
Fax : ( 62-21 ) 3192 7651
email : clard@dnet.net.id
http://www.wiwicouture.com
http://wiwicouture.blogspot.com
IKKIS
SEKOLAH PRIVAT MODE & TEHNIK MENJAHIT BUSANA HALUS
Jl. Mampang Prapatan XVIII No.102,
Komplek Keuangan, Duren Tiga,
Pancoran, Jakarta Selatan, Indonesia - 12760
Phone : 021 - 7984794 / 7983506
Mobile : 08158885441
E-mail : info@ikkis.net
http://www.ikkis.net/
Eileen Collection
Kursus jahit semi privat, pola sistim Susan Budiharjo.
Paket Dasar, Trampil, Mahir, termasuk PECAH POLA
Termasuk kelas khusus untuk kebaya, gaun pengantin, dan berbagai jenis sulam.
Fasilitas lengkap, 1 murid 1 mesin jahit, lokasi strategis.
Telp: 62-21-3906493
Mobile: 08121397367
Juliana Jaya
Kursus Menjahit
Jl MH Ung 7-A RT 010/01
Jakarta 10650
021-4241494
---
Jl Bekasi Raya Km 19/10
Jakarta 13920
021-46827191
- Sanly's fashion
- merangkup kursus menjahit dan desain fashion
- jl.tanjung duren raya no.29B
- jakarta barat
- 021-5632710
- email:sanlysfashion@yahoo.com
Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI)
Jl. Buah Batu no. 212
Bandung - 40265
Telp: 022-7314982, 7394532
http://www.stsi-bdg.ac.id/
Sekolah Tinggi Seni Rupa & Desain Indonesia (STISI)
Jl. Soekarno-Hatta 581 Bandung 40275
telp/Fax : (022) 7306211, 7306228,
m : 081322852228
http://www.stisi.ac.id
Binangkit Kursus
Kursus menjahit, bordir, sulam, payet, smok, dll.
Jl. Ir.H.Juanda 205 Bandung
Telp: 022-2509690
Kursus Menjahit Yani
Kursus menjahit, juki, obras, bordir, sulam pita, payet, smok.
Jl. Ciateul no.140 - Bandung
------------------------ SURABAYA
Arva School of Fashion
Sambas No.16, Surabaya
Telp: 031 - 5672537
info@arvaschooloffashion.com
http://www.arvaschooloffashion.com
------------------------ MEDAN
Dolling School of Fashion Design di Medan
Kursus Fashion Design, Sulam, Dll.
Jl. Prapat no.42 Medan
Telp: (061) 451 7364, 452 0731
Sisanya bisa coba lihat di : Yellow Pages
Yang mau menambahkan, silahkan ya. :)
Senin, 14 Desember 2009
fashionistaa
Fashion Trends 2010
Written by Daniel P Dykes
2010 will be an exciting year for fashion; experts predict that we'll emerge from the global financial crisis and, as a result, we can expect to see a new standard of fashion rise up. Introducing 2010 fashion trends. Classically inspired but with a serious infusion of the sex and skin, this is what we'll be wearing in 2010.
To keep up to date with all the 2010 fashion trends be sure to subscribe to our fashion newsletter, our fashion podcast or our RSS feed.
2010 fashion trends
* Women's Trends
* Men's Trends
* Hair Trends
* 2010 Catwalk Pictures
Women's Fashion Trends in 2010
Women's Winter 2010 fashion trends
women's fashion trend 2009/2010 Fall Autumn Winter The Autumn(Fall)/Winter seasons are our favourite; extra layers mean extra clothes, mean a more refined look. Join us as we look forward to the end of 2009 and the emerging look of fashion in 2010. We'll bring you the key looks and influences that will form the basis for your revamped wardrobe. Click to read about Women's Fall 2009/ Winter 2010 fashion trends.
Spring 2010 / Summer 2010 women's fashion trends
Spring Summer Clothing Fashion Trends 2010 Keep up to date with what you'll be wearing for Spring/Summer 2010. From hot pants to knee high socks, fierce warriors to football players; we look at key inspirations, colours, cuts, and styles. We also give you plenty of picture inspiration, and tips on how to wear each trend. Read our constantly updated Women's Spring 2010 fashion trends guide for more.
Men's Fashion Trends in 2010
Men's suits: cuts, styles, what to buy and how to wear them
Men's Suits 2009 Picking a new suit is never an easy task; there's the cut, the fabric and the quality all to worry about. Though men's fashion trends change at a slow pace, and suits slowest of all, 2009 and 2010 will see a major move away from the monochromatic skinny-boy suit to something a lot more masculine and adventurous. But don't worry, the slim cuts aren't going anywhere. Click to read more on men's suits in 2010 including our tips on buying the perfect suit.
2010 Hair Trend
The image “http://designertoejonline.files.wordpress.com/2009/06/fashion2010.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.
2010 hair trends To describe this as a hair trend report is an understatement. With every key hair cut, hairstyle, and hair colour trend for 2010 described and photographed, this is the one article you must read to stay in fashion in 2010. Don't be let down by an out-of-date 'do. Read about women's 2010 hair trends and how to wear them.
2010 hair trends: men's
2009 men's hair trends Taking their lead from 2009, 2010 men's hair trends are the classic hair styles revived. While the classic revivals sees the Edwardian hair-part revived, styles such as the Regency fringe will increasingly take a modern twist as they fused with a style normally reserved for women: bed hair.
2010 Fashion Show Pictures
Written: 2nd December 2009 at 05.17
Share
Author
Daniel P Dykes
Written by Daniel P Dykes.
Traditionalist and futurist are two of the labels applied to Daniel, but he sees the two as being in perfect balance. With a keen eye on the future and his finger on the pulse he helps keep fashionisers everywhere ahead in the fashion stakes as Fashionising.com's lead fashion trend analyst. Believing that the late-2000s credit crisis will be ultimately good for fashion, Daniel sees a future for fashion where grounded in traditional values; where luxury fashion again comes to represent quality production as opposed to being solely label driven
Written by Daniel P Dykes
2010 will be an exciting year for fashion; experts predict that we'll emerge from the global financial crisis and, as a result, we can expect to see a new standard of fashion rise up. Introducing 2010 fashion trends. Classically inspired but with a serious infusion of the sex and skin, this is what we'll be wearing in 2010.
To keep up to date with all the 2010 fashion trends be sure to subscribe to our fashion newsletter, our fashion podcast or our RSS feed.
2010 fashion trends
* Women's Trends
* Men's Trends
* Hair Trends
* 2010 Catwalk Pictures
Women's Fashion Trends in 2010
Women's Winter 2010 fashion trends
women's fashion trend 2009/2010 Fall Autumn Winter The Autumn(Fall)/Winter seasons are our favourite; extra layers mean extra clothes, mean a more refined look. Join us as we look forward to the end of 2009 and the emerging look of fashion in 2010. We'll bring you the key looks and influences that will form the basis for your revamped wardrobe. Click to read about Women's Fall 2009/ Winter 2010 fashion trends.
Spring 2010 / Summer 2010 women's fashion trends
Spring Summer Clothing Fashion Trends 2010 Keep up to date with what you'll be wearing for Spring/Summer 2010. From hot pants to knee high socks, fierce warriors to football players; we look at key inspirations, colours, cuts, and styles. We also give you plenty of picture inspiration, and tips on how to wear each trend. Read our constantly updated Women's Spring 2010 fashion trends guide for more.
Men's Fashion Trends in 2010
Men's suits: cuts, styles, what to buy and how to wear them
Men's Suits 2009 Picking a new suit is never an easy task; there's the cut, the fabric and the quality all to worry about. Though men's fashion trends change at a slow pace, and suits slowest of all, 2009 and 2010 will see a major move away from the monochromatic skinny-boy suit to something a lot more masculine and adventurous. But don't worry, the slim cuts aren't going anywhere. Click to read more on men's suits in 2010 including our tips on buying the perfect suit.
2010 Hair Trend
The image “http://designertoejonline.files.wordpress.com/2009/06/fashion2010.jpg” cannot be displayed, because it contains errors.
2010 hair trends To describe this as a hair trend report is an understatement. With every key hair cut, hairstyle, and hair colour trend for 2010 described and photographed, this is the one article you must read to stay in fashion in 2010. Don't be let down by an out-of-date 'do. Read about women's 2010 hair trends and how to wear them.
2010 hair trends: men's
2009 men's hair trends Taking their lead from 2009, 2010 men's hair trends are the classic hair styles revived. While the classic revivals sees the Edwardian hair-part revived, styles such as the Regency fringe will increasingly take a modern twist as they fused with a style normally reserved for women: bed hair.
2010 Fashion Show Pictures
Written: 2nd December 2009 at 05.17
Share
Author
Daniel P Dykes
Written by Daniel P Dykes.
Traditionalist and futurist are two of the labels applied to Daniel, but he sees the two as being in perfect balance. With a keen eye on the future and his finger on the pulse he helps keep fashionisers everywhere ahead in the fashion stakes as Fashionising.com's lead fashion trend analyst. Believing that the late-2000s credit crisis will be ultimately good for fashion, Daniel sees a future for fashion where grounded in traditional values; where luxury fashion again comes to represent quality production as opposed to being solely label driven
Senin, 23 November 2009
hari ini hari anti HIV AidS
Stop Diskriminasi
Oleh Lilis Zulaekha S.
Di pengujung Mei 2007, secara serentak dunia memperingati HIV/AIDS dengan tajuk International AIDS Candlelight Memorial. Sementara itu, negeri ini mengusung tema Malam Renungan HIV/AIDS Nusantara 2007 (Jawa Pos, 02/06).
Tema itu cukup menarik karena mengajak kita untuk senantiasa peduli dan memperhatikan penderita HIV/AIDS dan memandu arah menuju dunia tanpa HIV/AIDS.
Kita semua tahu bahwa penyakit dengan human immunodeficiency virus (HIV) tersebut menjadi momok yang menakutkan bagi manusia di muka bumi ini. Sudah banyak korban yang meninggal akibat penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu.
Berbagai bentuk kampanye atau gerakan anti-HIV/AIDS telah dilakukan, seperti dijadikan tema seminar atau diskusi. Namun, gerakan semacam itu sering menimbulkan implikasi negatif terhadap keberadaan para penderita HIV/AIDS atau dalam arti munculnya diskriminasi terhadap penderita (orang dengan HIV/AIDS-ODHA).
Sebagai komponen masyarakat yang distereotipkan, tidak jarang pengidap HIV/AIDS dijauhi, dilecehkan, dihina, dan dicaci maki. Lebih memprihatinkan, mereka dianggap sebagai biang kerok yang akan menularkan virus kepada orang lain.
Padahal, seperti sudah sering dijelaskan pakar kesehatan, penularan HIV/AIDS tidak sama dengan penyakit gatal-gatal, misalnya. HIV/AIDS hanya bisa menular melalui transfusi darah, jarum suntik, seks bebas, dan narkoba.
Penyakit AIDS (acquired immune deficiency syndrome) memang perlu diwaspadai karena sangat ganas dan tidak kenal kompromi terhadap siapa pun. Data Departemen Kesehatan menunjukkan peningkatan tajam infeksi AIDS dari tahun ke tahun. Akhir 2006 penderita AIDS mencapai 4.527, tapi dalam triwulan Januari-Maret 2007 telah bertambah 794 kasus AIDS dan 410 pengidap infeksi HIV. Kasus AIDS tertinggi di Provinsi NTT dengan 73 orang meninggal dunia pada caturwulan pertama 2007 (Jawa Pos, 02/06). Menurut dr Peter Piot, executive director UNAIDS, Indonesia disebut sebagai negara dengan epidemi tercepat.
Fenomena gunung es itu disebabkan adanya pemahaman keliru tentang konsep "nikmat" dan "bahaya". Mereka beranggapan bahwa dengan memakai kondom, hubungan seks bebas akan aman. Padahal, menurut dr Faizatur Rasyidah, dokter yang berkecimpung dalam penanganan HIV/AIDS, kondom kurang efektif mengurangi angka penderita HIV/AIDS (2004).
Stop Diskriminasi
Pengidap HIV/AIDS sebenarnya mengalami tekanan psikologis yang berlapis-lapis. Setelah berkutat pada penyakit itu, mereka harus menerima perlakuan yang sangat tidak humanis dari lingkungan sekitar. Orang merasa takut bila bertemu atau bahkan bersentuhan dengan penderita HIV/AIDS.
Dalam konteks ini, jika marginalisasi dilakukan dengan dalih mengganggu ketenteraman masyarakat, tidak berguna, dan sebagainya, itu justru merupakan perbuatan yang sama nistanya dengan HIV/AIDS itu sendiri.
Karena itu, ke depan, yang sangat diharapkan dari gerakan anti-HIV/AIDS adalah bisa menyikapi penularan penyakit mematikan tersebut, bukan malah menentang atau anti terhadap para penderita. Mereka tidak perlu ditentang atau didiskriminasikan. Tetapi, mereka perlu mendapatkan apresiasi yang positif dari masyarakat.
Satu hal yang perlu ditekankan dalam tulisan ini bahwa kampanye anti-HIV/AIDS bukan berarti kampanye anti terhadap penderitanya (ODHA). Sebab, bagaimanapun, mereka butuh penghidupan yang layak secara manusiawi tanpa harus dimarginalkan. Bagi penderita HIV/AIDS, rasa persaudaraan serta persahabatan yang tinggi sangat dinanti-nanti. Artinya, pengembangan sikap empati terhadap penderita HIV/AIDS perlu diperhatikan secara serius di kalangan masyarakat.
Penyelarasan serta keseimbangan antara pencegahan penularan HIV/AIDS dan pengembangan sikap empati serta rasa persaudaraan antarsesama tanpa diskriminasi harus seiring sejalan dengan kondisi masyarakat sekitar. Kelayakan hidup dan pergaulan untuk berinteraksi di tengah-tengah masyarakat harus diwujudkan secara manusiawi dan bijaksana terhadap penderita HIV/AIDS. Mereka membutuhkan dukungan dan spirit dari orang di sekitarnya untuk tetap survive.
Dengan demikian, perlu menjadi catatan khusus, mendiskriminasikan para penderita HIV/AIDS di tengah-tengah komunitas masyarakat berarti mengancam kehidupan yang layak bagi penderita (ODHA). Sebab, mereka butuh eksistensi diri, pengakuan, dan penghargaan dari lingkungannya.
Karena itu, berbagai upaya diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS harus segera distop. Marilah kita konsisten bahwa penderita HIV/AIDS adalah kawan kita bersama, sementara HIV/AIDS adalah lawan kita bersama. Untuk itu, membumikan sikap empati terhadap penderita HIV/AIDS menjadi sebuah keniscayaan. Wallahu a’lam.
Lilis Zulaekha S., aktivis gender, mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta
Stop Diskriminasi
Oleh Lilis Zulaekha S.
Di pengujung Mei 2007, secara serentak dunia memperingati HIV/AIDS dengan tajuk International AIDS Candlelight Memorial. Sementara itu, negeri ini mengusung tema Malam Renungan HIV/AIDS Nusantara 2007 (Jawa Pos, 02/06).
Tema itu cukup menarik karena mengajak kita untuk senantiasa peduli dan memperhatikan penderita HIV/AIDS dan memandu arah menuju dunia tanpa HIV/AIDS.
Kita semua tahu bahwa penyakit dengan human immunodeficiency virus (HIV) tersebut menjadi momok yang menakutkan bagi manusia di muka bumi ini. Sudah banyak korban yang meninggal akibat penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh itu.
Berbagai bentuk kampanye atau gerakan anti-HIV/AIDS telah dilakukan, seperti dijadikan tema seminar atau diskusi. Namun, gerakan semacam itu sering menimbulkan implikasi negatif terhadap keberadaan para penderita HIV/AIDS atau dalam arti munculnya diskriminasi terhadap penderita (orang dengan HIV/AIDS-ODHA).
Sebagai komponen masyarakat yang distereotipkan, tidak jarang pengidap HIV/AIDS dijauhi, dilecehkan, dihina, dan dicaci maki. Lebih memprihatinkan, mereka dianggap sebagai biang kerok yang akan menularkan virus kepada orang lain.
Padahal, seperti sudah sering dijelaskan pakar kesehatan, penularan HIV/AIDS tidak sama dengan penyakit gatal-gatal, misalnya. HIV/AIDS hanya bisa menular melalui transfusi darah, jarum suntik, seks bebas, dan narkoba.
Penyakit AIDS (acquired immune deficiency syndrome) memang perlu diwaspadai karena sangat ganas dan tidak kenal kompromi terhadap siapa pun. Data Departemen Kesehatan menunjukkan peningkatan tajam infeksi AIDS dari tahun ke tahun. Akhir 2006 penderita AIDS mencapai 4.527, tapi dalam triwulan Januari-Maret 2007 telah bertambah 794 kasus AIDS dan 410 pengidap infeksi HIV. Kasus AIDS tertinggi di Provinsi NTT dengan 73 orang meninggal dunia pada caturwulan pertama 2007 (Jawa Pos, 02/06). Menurut dr Peter Piot, executive director UNAIDS, Indonesia disebut sebagai negara dengan epidemi tercepat.
Fenomena gunung es itu disebabkan adanya pemahaman keliru tentang konsep "nikmat" dan "bahaya". Mereka beranggapan bahwa dengan memakai kondom, hubungan seks bebas akan aman. Padahal, menurut dr Faizatur Rasyidah, dokter yang berkecimpung dalam penanganan HIV/AIDS, kondom kurang efektif mengurangi angka penderita HIV/AIDS (2004).
Stop Diskriminasi
Pengidap HIV/AIDS sebenarnya mengalami tekanan psikologis yang berlapis-lapis. Setelah berkutat pada penyakit itu, mereka harus menerima perlakuan yang sangat tidak humanis dari lingkungan sekitar. Orang merasa takut bila bertemu atau bahkan bersentuhan dengan penderita HIV/AIDS.
Dalam konteks ini, jika marginalisasi dilakukan dengan dalih mengganggu ketenteraman masyarakat, tidak berguna, dan sebagainya, itu justru merupakan perbuatan yang sama nistanya dengan HIV/AIDS itu sendiri.
Karena itu, ke depan, yang sangat diharapkan dari gerakan anti-HIV/AIDS adalah bisa menyikapi penularan penyakit mematikan tersebut, bukan malah menentang atau anti terhadap para penderita. Mereka tidak perlu ditentang atau didiskriminasikan. Tetapi, mereka perlu mendapatkan apresiasi yang positif dari masyarakat.
Satu hal yang perlu ditekankan dalam tulisan ini bahwa kampanye anti-HIV/AIDS bukan berarti kampanye anti terhadap penderitanya (ODHA). Sebab, bagaimanapun, mereka butuh penghidupan yang layak secara manusiawi tanpa harus dimarginalkan. Bagi penderita HIV/AIDS, rasa persaudaraan serta persahabatan yang tinggi sangat dinanti-nanti. Artinya, pengembangan sikap empati terhadap penderita HIV/AIDS perlu diperhatikan secara serius di kalangan masyarakat.
Penyelarasan serta keseimbangan antara pencegahan penularan HIV/AIDS dan pengembangan sikap empati serta rasa persaudaraan antarsesama tanpa diskriminasi harus seiring sejalan dengan kondisi masyarakat sekitar. Kelayakan hidup dan pergaulan untuk berinteraksi di tengah-tengah masyarakat harus diwujudkan secara manusiawi dan bijaksana terhadap penderita HIV/AIDS. Mereka membutuhkan dukungan dan spirit dari orang di sekitarnya untuk tetap survive.
Dengan demikian, perlu menjadi catatan khusus, mendiskriminasikan para penderita HIV/AIDS di tengah-tengah komunitas masyarakat berarti mengancam kehidupan yang layak bagi penderita (ODHA). Sebab, mereka butuh eksistensi diri, pengakuan, dan penghargaan dari lingkungannya.
Karena itu, berbagai upaya diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS harus segera distop. Marilah kita konsisten bahwa penderita HIV/AIDS adalah kawan kita bersama, sementara HIV/AIDS adalah lawan kita bersama. Untuk itu, membumikan sikap empati terhadap penderita HIV/AIDS menjadi sebuah keniscayaan. Wallahu a’lam.
Lilis Zulaekha S., aktivis gender, mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta
Senin, 02 November 2009
Langganan:
Postingan (Atom)





